Stop Lakukan 5 Kebiasaan Ini setelah Berusia 60 Tahun

Menjalani gaya hidup yang sehat dapat memperpanjang usia harapan hidup dengan kualitas yang lebih baik di usia berapa pun. Ada kebiasaan yang sebaiknya dilakukan, ada pula yang perlu dihindari di usia tertentu.

Jika sudah memasuki usia 60-an, inilah lima kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan lagi, seperti dilansir eatthis.com.

1. Kurang tidur

Ada yang mengatakan bahwa seiring dengan bertambahnya usia, kebutuhan tidur juga akan berkurang. Itu hanya mitos. Faktanya, tidur sangat penting untuk kesehatan yang baik dan umur yang lebih panjang. Alasannya, tubuh memperbaiki dirinya sendiri saat tidur, menghilangkan racun, memperbaiki kerusakan sel dan menyempurnakan berbagai sistem.

Kurang tidur yang buruk dikaitkan dengan penambahan berat badan, diabetes, kanker, penyakit kardiovaskular, depresi, bahkan demensia. Para ahli termasuk National Sleep Foundation merekomendasikan tidur tujuh hingga sembilan jam setiap malam.

2. Kesepian

Sama seperti kurang tidur, kesepian bukanlah bagian dari bertambahnya usia. Para ahli percaya isolasi sosial menyebabkan respons stres dalam tubuh, yang lama kelamaan dapat menyebabkan peradangan dan gangguan sistem kekebalan tubuh.

Penelitian telah menemukan bahwa kesepian dapat meningkatkan risiko demensia pada orang dewasa yang lebih tua hingga 50 persen dan dapat meningkatkan risiko kanker (dan prognosis yang buruk). Prioritaskan bersosialisasi secara teratur dengan teman dan orang yang dicintai, bergabung dengan kelompok kegiatan, atau menjadi sukarelawan.

3. Melewatkan vaksinasi

Ketika saatnya tiba, dapatkan vaksin COVID-19 untuk mengurangi risiko kemungkinan dirawat di rumah sakit atau meninggal karena penyakit pernapasan seperti flu, pneumonia, dan COVID seiring bertambahnya usia. Selain itu, dapatkan semua vaksin lain yang direkomendasikan untuk orang berusia di atas 60 tahun.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan setiap orang dewasa harus mendapatkan vaksin flu tahunan, dan orang di atas 60 tahun harus menjadikannya prioritas. CDC juga merekomendasikan dua vaksin pneumonia pneumokokus untuk orang berusia 65 tahun ke atas, dan dua dosis vaksin herpes zoster untuk orang berusia di atas 50 tahun.

4. Menghindari dokter gigi

Penyakit periodontal yang memengaruhi tulang dan gusi di sekitar gigi adalah kondisi yang semakin terlihat seiring dengan bertambahnya usia. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan kehilangan gigi. Terlebih lagi, penelitian telah menghubungkan penyakit periodontal dengan masalah kesehatan lain seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

5. Tidak berolahraga

Para ahli mengatakan bahwa berolahraga secara teratur meningkatkan tonus dan massa otot, mengurangi pengeroposan tulang, meningkatkan memori, meningkatkan metabolisme, dan meningkatkan kualitas tidur. Semua itu sangat membantu setelah usia 60 tahun. Sebaliknya, tidak banyak bergerak meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, stroke, dan penyakit kardiovaskular.

American Heart Association merekomendasikan 150 menit latihan intensitas sedang (atau 75 menit latihan berat) setiap minggu. Jadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Beberapa contoh latihan intensitas sedang yang cocok untuk usia 60 tahun ke atas antara lain jalan cepat, menari atau berkebun; sementara olahraga berat termasuk berlari, berenang, hiking atau bersepeda.

Kurang tidur dan kesepian adalah dua dari beberapa kebiasaan yang perlu dihindari. Studi membuktikan hal itu memperburuk kesehatan lansia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.