Lifestyle

Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat: Pentingnya Intropeksi Diri di Akhir Tahun

Contoh khutbah Jumat dengan tema pentingnya intropeksi diri di akhir tahun. Naskah khutbah Jumat dalam artikel ini berkaitan dengan muhasabah menjelang berakhirnya tahun 2023. Dalam khutbah Jumat singkat tentang intropeksi diri di akhir tahun ini, akan diterangkan mengapa pentingnya muhasabah diri.

Khotib dapat menyampaikan tentang ajaran Islam yang berkaitan dengan perlunya mengintropeksi diri di akhir tahun. Adapun contoh teks khutbah Jumat ini dapat dibacakan ketika khutbah salat Jumat pada hari ini, Jumat (29/12/2023). Simak contoh khutbah jumat berikut ini, dikutip dari laman Pondok Pesantren Lirboyo.

Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat: Pentingnya Intropeksi Diri di Akhir Tahun Contoh Teks Khutbah Jumat di Bulan Rajab Contoh Teks Khutbah Jumat dengan Tema Pendidikan

Contoh Teks Khutbah Jumat Tema Isra Miraj Teks Singkat Khutbah Jumat 29 Maret 2024, Puasa Bisa sebagai Sistem Pertahanan Diri Contoh Teks Khutbah Jumat dengan Tema Bulan Ramadan

Contoh Teks Khutbah Jumat dengan Tema Bulan Syawal Contoh Teks Khutbah Jumat dengan Tema Nuzulul Quran Marilah kita senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita dengan mengintrospeksi amal amal yang telah kita perbuat.

Mengapa kita perlu mengintrospeksi diri? Perlu kita sadari, bahwa status kita adalah makhluk. Setiap makhluk pasti memiliki kekurangan.

Kita tidak bisa melihat kekurangan atau kesalahan pribadi kita kalau kita tidak mau mengoreksi diri. Allah Swt. Memerintahkan kita untuk mengoreksi diri. Dalam Quran Surat Al Hasyr Allah berfirman:

“Hai orang orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” Lalu apa saja yang perlu kita koreksi? Mulai dari hal yang paling mendasar, yang menjadi sumber dari segala perbuatan, yaitu hati.

Apakah hati kita sudah bersih dari prasangka prasangka buruk? Apakah hati kita selalu bertekad untuk berbuat baik? Apakah hati kita sudah selalu mengingat Allah?

Kemudian merambat pada anggota anggota tubuh yang kita gunakan untuk menjalankan aktifitas. Sudahkah aktifitas yang kita lakukan itu sesuai syariat? Sudahkah aktifitas yang kita lakukan bermanfaat bagi orang banyak? Sahabat Umar bin Khattab pernah berkata:

“Koreksilah diri kalian sebelum kalian dikoreksi! Timbanglah amal kalian sebelum amal kalian ditimbang (di hari kiamat)!” Karena hidup kita di dunia ini terbatasi oleh waktu. Ketika waktu tersebut kita gunakan untuk berbuat baik, maka kita beruntung.

Tetapi ketika waktu tersebut kita gunakan untuk berbuat buruk, maka kita merugi. Syaikh Muhammad Jalaluddin mengatakan dalam ringkasan Kitab Ihya’nya: “Kita tidak mempunyai modal kecuali umur. Ketika umur kita habis, maka habislah modal kita.”

Oleh karena itu, dalam momen akhir tahun hijriyah ini, marilah kita bersama sama merenungi amal amal perbuatan kita, supaya kita bisa menyadari kekurangan kekurangan kita, sehingga kita bisa memperbaiki untuk masa depan kita yang lebih baik. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *